Youtuber Prank Daging Qurban Sampah Akhirnya ditangkap

Video Viral Prank Daging Qurban  Sampah
YouTube Edo putra OfficialBersama rekannya Edo Putra menge-prank sejumlah ibu rumah tangga, dengan memberikan bungkusan daging kurban yang ternyata berisi sampah. (Foto : TribunJakarta.com)

Terkini. id, Malang – Seakan mengikuti jejak terdahulu Youtuber Ferdian Paleka, Youtuber Edo Putra akhirnya ditangkap Polisi.

Belum lama ini, Viral di media sosial video seorang Youtuber bermuatkan Prank Daging Qurban Sampah sepertinya meloloskannya mengikuti jejak Ferdian Paleka untuk masuk penjara. Pria asli Banyuasin, Palembang ini berhasil diciduk Polisi dari Polresta Palembang.

Dilansir dari Chanel Youtube Buletin INews, Makmun membenarkan bahwa Edo Putra melakukan Prank Daging Qurban Sampah kepada Ibu-ibu yang katanya masih memiliki hubungan keluarga dengan Youtuber tersebut. Makmun menambahkan bahwa konten tersebut sebelumnya memang sudah disetting sedemikian rupa.

“Oh itu memang disetting” ujar Makmun yang merupakan paman pelaku.

Video yang dipublis pada Jumat, 31 Juli 2020 ini menuai banyak komentar pedas netizen. Meskipun video ini settingan namun banyak pula netizen yang menyayangkan perilaku Youtuber asal Palembang tersebut.

Sebelumnya Youtuber Ferdian Paleka juga ditahan lantaran melakukan video Prank bermuatkan Bantuan Sosial abal-abal kepada sejumlah transpuan di Bandung, Jawa Barat.

Kala itu Ferdian Paleka ditangkap di tol Tangerang – Merak di KM 19 dari Merak menuju Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2020. Ferdian Paleka dianggap melecehkan Waria dalam video berjudul “Prank Kasih Makan Banci Cbl” yang diunggahnya pada Minggu, 3 Mei 2020 dan viral di Media Sosial.

Usai pencabutan laporan pengaduan korban video prank, kini ia menghirup udara bebas.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Ridwan Kamil Ajukan Diri Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Kuliah di Malang, DLH Minta Harus Bawa Oksigen

Tanggapan TikTok atas Trump Haramkan TikTok di A.S

Ini alasan Donald Trump Akan Blokir TikTok di A.S

TikTok Dikabarkan Akan Dibeli Microsoft. Benarkah?

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar