Kuliah di Malang, DLH Minta Harus Bawa Oksigen

Kuliah di Malang Harus Bawa Oksigen
Alun-alun Tugu Kota Malang. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)

Terkini. id, Malang – Malang menjadi salah satu ikon Kota Pelajar di Indonesia. Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang memastikan agar kualitas udara masih tetap terjaga bagi masyarakat kota yang dijuluki Ngalam Kipa ini.

Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan Hidup DLH Kota Malang Arif Tri Sastyawan mengungkapkan, hal itu diterapkan bertujuan untuk menekanan gas emisi yang terus bertambah seiring bertambahnya jumlah penduduk.

“Kampus kita minta selalu ada program penanaman pohon. Bahkan wilayah di kelurahan, RT/RW ini juga sudah ditindaklanjuti. Beberapa RT/RW itu dengan cara mahasiswanya datang harus membawa oksigen itu sendiri. Ada yang mahasiswa datang itu langsung membawa pohon, tapi karena tahun ini ada pandemi jadi tidak bisa jalan,” paparnya.

Jumlah mahasiswa baru yang menuntut ilmu di kota dingin ini tiap tahun bertambah puluhan hingga ratusan ribu jiwa yang datang dari luar daerah menjadi salah satu faktor pertambahan jumlah penduduk Kota Malang setiap tahunnya.DLH Kota Malang meminta kampus memastikan setiap mahasiswa baru membawa oksigen sendiri, seperti yang dikutip dari Malangtimes.com pada Senin, 3 Agustus 2020.

Kualitas udara di Kota Apel tidak lepas dari kesadaran dan peran serta masyarakat yang mampu menjaganya. Tapi di era milenial saat ini, tentunya masyarakat juga tidak bisa lepas dari kendaraan bermotor.

“Harapan saya juga ada kesadaran dari warga atau pemilik kendaraan agar memberikan atau melakukan uji emisi kendaraan secara mandiri. Dengan itu kita tahu permasalahannya di mana, selanjutnya kita ambil langkah-langkah misalnya kita perlu untuk tanaman yang perlu menyerap karbon, atau nanti kita evaluasi kalau hasil (uji kualitas udara) sudah keluar,” ujarnya.

Berkaitan dengan uji kualitas lingkungan termasuk kualitas udara di dalamnya, menurut Arif hal ini ada kaitannya dengan laporan DLH Kota Malang ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

“Kan kami harus melaporkan setiap tahun ke Kementerian bagaimana uji kualitas air di Kota Malang, bagaimana kondisi udara. Karena bagaimanapun juga ini harus ada kaitannya dengan rencana kerjanya DLH, misalkan target dari DLH kami harus menekan untuk gas emisi, pencemaran lingkungan dan lain sebagainya. Jadi kalau ini masih jelek kinerja kita kan dipertanyakan,” ungkap Arif.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Ridwan Kamil Ajukan Diri Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Youtuber Prank Daging Qurban Sampah Akhirnya ditangkap

Tanggapan TikTok atas Trump Haramkan TikTok di A.S

Ini alasan Donald Trump Akan Blokir TikTok di A.S

TikTok Dikabarkan Akan Dibeli Microsoft. Benarkah?

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar